A.
PENGERTIAN PROMOSI
Promosi adalah setiap aktivitas yang ditujukan untuk
memberitahukan, membujuk atau mempengaruhi konsumen untuk tetap menggunakan
produk yang dihasilkan perusahaan tersebut.
Menurut Philip Kotler promosi meliputi semua alat-alat dalam kombinasi pemasaran yang
peranan utamanya adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifatnya membujuk
promosi, proses komunikasi dari penyampaian amanat atau berita tentang produk
dari penjual kepada para pembeli potensial.
B.
TUJUAN PROMOSI
Pada umumnya suatu promosi mempunyai tujuan antara
lain sebagai berikut :
1.
Penampakkan
Salah satu tujuan penting dari promosi adalah
menyampaikan pesan pada sejumlah calon pembeli yang dituju atau yang
ditargetkan, dengan demikian perusahaan harus memilih manajemen yang dapat
dicapai ke pembeli yang dituju tersebut.
Dalam rangka penampakan ini perlu diperhatikan
langkah-langkah sebagai berikut:
§ menentukan
calon pembeli yang dituju atau yang ditargetkan,
§ menentukan
jumlah calon pembeli yang dituju,
§ memilih
media yang paling sesuai untuk dapat mencapai calon pembeli tersebut.
2.
Perhatian
Promosi harus dapat menarik perhatian konsumen atau
calon pembeli yang dituju, namun seringkali sangat sukar untuk menarik
perhatian calon pembeli terhadap promosi yang kita lakukan disebabkan adanya
sedemikian banyak promosi yang dilakukan pula oleh perusahaan lainnya, sehingga
perhatian calon pembeli tidak hanya terpusat pada promosi yang dilakukan oleh
perusahaan lainnya yang meliputi sejumlah advertensi, promosi penjualan, dan
usaha-usaha promosi lainnya. Jadi perusahaan dihadapkan pada masalah bagaimana agar
promosi yang dilakukan oleh perusahaan lainnya. Cara yang dapat dilakukan untuk
menarik perhatian calon pembeli misalnya memberikan sponsor untuk suatu acara
tertentu, penggunaan orang yang sudah populer di mata masyarakat dalam
reklamenya, menonjolkan apa yang lebih menjadi keistimewaan produknya yang
tidak terdapat pada produk lainnya, dan lain sebagainya.
3.
Pemahaman
Tujuan promosi lainnya dari promosi ialah pemahaman
yang dicapai pada waktu calon pembeli menginterpretasikan pesan yang sampai
kepadanya. Calon pembeli sering kali tidak dapat memahami promosi yang tidak
direncanakan dengan baik atau yang dapat menarik perhatian, kadang-kadang
perubahan dari media yang digunakan dapat menyebabkan pesan yang disampaikan
menjadi tidak jelas sehingga dalam merubah penggunaan media kita juga harus
melibat apakah perlu diadakan perubahan pesan. Dengan demikian perusahaan harus
yakin bahwa pesan yang disampaikan melalui media itu jelas dan dapat menarik
perhatian, karena banyak perusahaan mempromosikan berbagai macam produknya,
calon pembeli banyak tertarik, mengingat, dan memahami beberapa promosi dari
sekian banyak promosi yang ada.
4.
Perubahan Sikap
Setelah promosi dapat dipahami oleh calon pembeli,
maka perusahaan mengharapkan suatu tanggapan dari calon pembeli terhadap
promosi tersebut. Setiap perusaan harus menyesuaikan promosinya dengan produk
yang dihasilkannya untuk dapat merubah sikap calon pembeli yang ditujunya,
misalnya perubahan agar pembeli mengalihkan pembeliannya dari produk perusahaan
lain ke produk yang dihasilkan oleh perusahaannya. Banyak perusahaan
menggunakan advertensi merubah sikap calon pembeli yang ditujukannya,
advertensi belum tentu dapat menyebabkan sebagian besar pembeli untuk segera
melakukan pembeliannya.
5.
Tindakan
Sesuai dengan tujuan akhir promosi adalah untuk
meningkatkan hasil perusahaan melalui peningkatan hasil penjualan, maka tujuan
promosi yang paling penting adalah untuk dapat menimbulkan tindakan dari calon
pembeli yang ditujunya, karena hal ini menandakan berhasil atau tidaknya suatu
promosi.
C.
STRATEGI PROMOSI
Suatu usaha untuk menarikperhatian pembeli dengan
tujuanmeningkatkan volume penjualan disebut“promosi penjualan”. Promosi penjualanhasil
perikanan dapat dilakukan secara langsung yaitu dengan caramenghubungi atau
mengunjungi parapembeli (calon pembeli) secaralangsung, atau dengan cara
tidaklangsung yaitu melalui pemasangan iklan(advertising).
Iklan merupakan elemen pentingdalam program
penjualan, terutama untukbarang-barang konsumsi. Iklan merupakanalat komunikasi
masal dan dapatdiulangi dengan biaya yang relatif rendah.Iklan ini dapat berupa
kata-kata tertulis,tercetak atau diucapkan, gambar-gambar,diagram-diagram dan
simbol-simbol. Namunprogram iklan untuk hasil perikanandibatasi beberapa hal,
sebagai berikut:
§ Kualitas
produk bervariasi luas
Rata-rata kualitas
produk bervariasidari hari ke hari, dari musim ke musim,dari tahun ke tahun
bahkan dari suatuusaha ke usaha yang lain. Berbedadengan produk industri
(pabrik) yangmana kualitas dapat dikontrol, sehinggahasilnya relatif seragam.
§ Perishability
dari
produk
Sifat ini mempersulit
reklame (iklan),karena perubahan dalam kualitasmaupun tersedianya produk (availability)
§ Kesukaran
dalam mempertahankankeseragaman produk dan pengepakannyakarena produk
perikanandihasilkan oleh banyak usahaperikanan yang skala kecil (smallscale)
dan secara geografisterpencar
§ Elastisitas
dari berbagai produk
Permintaan untuk
kebanyakan hasilperikanan inelastis, sehinggamanfaat daripada kegiatan
promosisangat kecil dibandingkan denganproduk yang permintaannya elastis.
Menyiapkan
Tenaga Penjualan
Semua pendekatan penjualan adalahmencoba mengubah
seorang tenagapenjual yang asalnya hanya pencatatpesanan yang pasif menjadi
pencaripesanan yang aktif. Dalam melatihtenaga penjual ini ada 2 (dua)
macampendekatan, yaitu : pendekatan yang berorientasipada penjualan dan
pendekatanyang berorientasi pada pelanggan.
Pendekatan yang berorientasi padapenjualan ini
beranggapan bahwapelanggan tidak akan membeli kecualibila ditekan, sehingga
mereka terpengaruholeh presentasi yang rapi dansikap manis, dan janji tidak
akan kecewasetelah menandatangani pesanan.Sedangkan pendekatan yang
berorientasipada pelanggan adalah pendekatanyang berupaya agar penjualan
sesuaidengan apa yang dibutuhkan olehpelanggan.
Beberapa hal yang harus dikuasaioleh tenaga penjual
ikan, antara lain :
1.
Jenis ikan, asal ikan, nama
ilmiah,varietas ikan, nama dagang, namadaerah, besar maksimal, jenis
kelamin,umur ikan, dan sebagainya.
2.
Kualitas air yang baik, sumber airyang
dapat digunakan, dan carapergantian air
3.
Harga ikan per ekor, harga grosir,bonus
4.
Hama dan penyakit ikan, pengendaliandan
pengobatannya.
5.
Jenis pakan, harga pakan, bahanpembuatan
pakan
6.
Teknis budidaya
Riset
pemasaran sangat pentingdilakukan, karena riset pemasaran merupakankunci
keberhasilan pemasaran.Adapun tujuan riset pemasaran adalahuntuk menaksir
permintaan efektif (demandefektive) dan permintaan potensial(demand
potensial) dari suatu produk.
Pengertian riset pemasaran adalahsuatu riset yang
ditujukan untuk mengumpulkandata yang akan digunakanuntuk menentukan kebijakan
pemasaran(marketing policies) dan rencana usaha,termasuk untuk
memecahkan masalahmasalahpemasaran (Converse, Huegyand Mitchell, 1985).
Sehingga dengan demikian risetpemasaran akan banyak
membantuuntuk:
1.
Mengidentifikasi masalah-masalahdalam
pemasaran
2.
Mengantisipasi peluang-peluang pasar
3.
Membantu mengenal dan memahamikeadaan
target pemasaran
4.
Mengembangkan kombinasi pemasaran
Riset
pemasaran sangat pentinguntuk pengambilan keputusan, karenakeputusan dimulai
dari analisa permasalahanmelalui beberapa tahapan, yaitu:
§ tahap
merumuskan masalah, tahap mencarikemungkinan pemecahan masalah,
§ tahap
mengukur kemungkinan pemecahanmasalah, dan
§ tahap
memutuskankemungkinan pemecahan masalah yangpaling baik.
Tahap-tahap tersebut di atas dapatdiselesaikan
dengan intuisi atau denganfakta atau dengan keduanya. Untukmasalah-masalah
kecil, insidentil, danmasalah yang perlu pemecahan segerabisa dengan intuisi.
Sebaliknya untukmasalah-masalah besar, bukan insidentil,serta tidak memerlukan
pemecahansegera sebaiknya diselesaikan denganfakta, walaupun kadang-kadang
tetapmemerlukan instuisi dari hasil pengalaman-pengalaman masa lalu.
Kesemuanyaitu semata-mata karena pertimbanganbiaya dan waktu
merupakanpembatasan utama.
Pentingnya riset pemasaran ini
makinterasa karena pemasaran bersifat komplek dan dinamis. Kemudian
didoronglagi oleh perubahan penduduk, pendapatan,situasi ekonomi, persaingan
teknologibaru, dan sebagainya. Jadi pada saat inikeputusan tidak hanya dapat
diambil berdasarkanintuisi dan pengalaman saja,tetapi harus ditunjang dengan
fakta yangcukup tentang keadaan yang lalu, sekarang,dan kemungkinan di masa
yangakan datang.
Riset pemasaran dibagi dalam 2
(dua)bagian, yaitu : analisa pasar dan observasipasar. Analisa pasar adalah
penyelidikankeadaan pasar pada suatu saat tertentu.Sedangkan observasi pasar
adalah suatubagian dari penyelidikan pasar yang bertugasmempelajari gerakan dan
perubahanyang terdapat di daerah penjualan.Analisa pasar ini meliputi
penyelidikanpasar mengenai analisa permintaan, analisa penawaran, dan analisa
produkyang di bawa ke pasar. Sedangkan observasipasar meliputi segi
permintaan,segi penawaran, dan segi pergerakanatau perubahan dalam distribusi.
Prosedur riset pemasaran padadasarnya
dibedakan dalam 3 (tiga) tahap,yaitu: pendahuluan, perencanaandan pelaksanaan
penelitian, dan hasildan rekomendasi. Tahap pendahuluanterdiri dari 3 (tiga)
langkah, yaitu : analisasituasi, penelitian informal, dan perumusanmasalah.
Tahap perencanaan dan pelaksanaanterdiri dari 2 (dua) langkah,
yaitu:perencanaan penelitian formal danpengumpulan data. Sedangkan tahap
hasildan rekomendasi terdiri dari 4 (empat)langkah, yaitu : tabulasi dan
analisa,interpretasi hasil, kesimpulan danrekomendasi, serta penyusunan
laporan.
Manusia sebagai pembeli yang
sifatnyadinamis dan mempunyai karakteryang berbeda-beda masing-masingmempunyai
pilihan yang berbeda terhadapbarang yang ditawarkan. Olehkarena itu riset
pemasaran akan berhasildengan baik apabila metode yang diterapkanbaik dan
tepat. Beberapa metodeyang dapat digunakan dalam riset pemasaran,yaitu :
survey, historis, observasi,dan percobaan.
Metode survey merupakan metodeyang
paling sering digunakan dan jugapaling produktif. Ada beberapa teknikyang dapat
digunakan dalam metodasurvey, yaitu : mail survey, personalinterview, telephone
survey, dan panel.
Metode historis merupakan
metodepengumpulan data yang telah lalu, denganmaksud untuk dapat melihat
perbandingan-perbandingan, persamaan-persamaan,kelainan-kelainan pada masa
lalu,untuk dapat digunakan memprediksi ataumeramalkan masa sekarang dan
masayang akan datang. Metode historis inisering dilakukan untuk keprluan :
pengukuranpotensi pasar, kecenderungan hargapasar, penelitian dan indeks daya
beli, seraanalisa biaya distribusi dan sebagainya.
Metode Observasi yaitu metode yang
digunakan dengan cara pengamatan ataupengukuran langsung terhadap kejadian-kejadian
atau perbuatan konsumen ataugejala pasar. Keuntungan metode ini adalah lebih
obyektif dan lebih akuratdibandingkan dengan metode survey,namun dengan metode
observasi inilebih banyak waktu yang dibutuhkan,apalagi bila harus menunggu
sampaiterjadinya fenomena tertentu.
Metoda percobaan dalam bidangpemasaran
digunakan untuk mengetesberbagai macam jenis rencana-rencana,misalnya: reklame
promosi penjualanuntuk mendeterminasi harga-harga dan produk-produk dan
pembungkus baru,untuk mengetahui harga diantara tigamacam harga untuk suatu
produk, dansebagainya. Strategi pemasaran harusmempertimbangkan beberapa hal,
antaralain : keadaan persaingan, perkembanganteknologi, kebijakan politik
danekonomi, sumber daya alam, serta marketsegmentation.
1.
Keadaan Persaingan
Keadaan persaingan agak sulituntuk diduga kapan
saingan baru akanmuncul. Oleh karena itu sebaiknya selaluperbaikan mutu
dijadikan sebagaikegiatan yang selalu harus diperhatikanwalaupun tidak atau
belum ada saingan.
2.
Perkembangan Teknologi
Kemunculan teknologi baru yangakan memperbaiki
proses produksi, baikdari segi efisiensi maupun dari segimodel sulit diduga.
Oleh karena itusebaiknya harus selalu mencoba menggunakanteknologi baru lebih
cepat darisaingan. Walaupun dalam hal ini adarisiko, karena teknologi baru yang
munculakan disusul oleh teknologi lain yanglebih canggih, sehingga perlu
pertimbanganyang matang.
3.
Kebijakan Politik dan Ekonomi
Perubahan-perubahan peraturan pemerintah dalam
bidang ekonomi, sepertinaik turunnya suku bunga, pembatasankredit, atau politik
moneter. Juga perubahan-perubahan politik, seperti:
§ perubahan
susunan keanggotaan DPR,
§ perubahan
atau pergantian pejabat.
Perubahan-perubahan
tersebut dapatmempengaruhi kegiatan bisnis yang sulitdiduga sebelumnya.
4.
Sumber Daya Alam
Dalam beberapa hal sumber dayaalam juga sulit
diramalkan kapan berkurangatau kapan ditemukansumberdaya alam baru.
Sehinggasumber daya alam ini kadang-kadang dapat merupakan variabel yang dapat
mempengaruhi kegiatan bisnis yang sulitdiduga.
5.
Market Segmentation
Secara
garis besar segmen pasardapat dikelompokkan menjadi 2 (dua),yaitu : masyarakat
secara umum atausegmen tertentu saja. Kedua jenis strategitersebut mempunyai
kelabihan dankekurangan, namun sekarang ini sudahbanyak yang memilih segmen
tertentusaja.
Ada beberapa cara untuk
menyusunsegmen pasar, antara lain:berdasarkangeografis, berdasarkan
demografis,berdasarkan psikologis, dan berdasarkansegmentasi prilaku.
Segmentasi
pasar berdasarkan geografisadalah segmentasi pasar yangdipilah-pilah
berdasarkan kebangsaan,propinsi, kota, dan sebagainya. Jadiuntuk mencapai
sasaran geografis dapatdisusun iklan, promosi, dan usaha penjualanyang mengarah
kepada lokasitertentu yang dapat diklasifikasikan, misalnya: sebagai daerah ibu
kota, propinsi,kabupaten, desa, pinggiran kota, daerahdingin, daerah panas, dan
sebagainya.
Segmentasi
pasar berdasarkandemografis adalah dalam hal ini pasardipilah-pilah berdasarkan
variabel-variabel, seperti : jenis kelamin, umur, jumlahanggota keluarga,
pendapatan, jabatan,pendidikan, agama, suku, dan sebagainya.Segmentasi pasar
berdasarkandemografis ini sangat banyak digunakan,karena kebutuhan dan
keinginan konsumensangat erat kaitannya dengandemografis, dan juga demografis
ini lebihmudah diukur jumlahnya.
Segmentasi
pasar berdasarkanpsikologis adalah pemilahan segmenpasar berdasarkan
kelompok-kelompok,seperti : kelas sosial, gaya hidup, ataukepribadian. Walaupun
konsumen berasaldari unsur demografis yang sama namunpsikologis dapat berbeda,
sebagaicontoh konsumen yang kelas sosialnyakuat akan berbeda dalam memilih
kualitasproduk yang ditawarkan dibandingkandengan yang kelas sosialnya
lemah,demikian juga dengan gaya hidup dankepribadian.
Segmentasi
pasar berdasarkanperilaku adalah pemilahan konsumenberdasarkan klasifikasi
sebagai berikut:occasion yaitu konsumen yang mengkonsumsisesuatu pada
hari-hari istimewa,benefit yaitu konsumen yang membelisesuatu
berdasarkan kepentingan pribadinya,user status yaitu konsumen
yangdikelompokkan atas dasar statusnyadalam mengkonsumsi produk yang
ditawarkan,loyalitas yaitu pengelompokkankonsumen berdasarkan
kesetiaannyamengkonsumsi suatu produk, dan attitudeyaitu pengelompokkan
konsumenyang didasarkan atas tanggapannya terhadapsuatu produk.
Manfaat
segmentasi pasar dapat diperolehsecara maksimal bila memenuhipersyaratan
sebagai berikut
1. Dapat
diukur, besarnya daya belisetiap segmen dapat diukur dengantingkat tertentu.
2. Dapat
dicapai, seberapa jauh segmendapat dijangkau dan dilayanisecara efektif.
3. Besarnya,
suatu kelompok akanpantas disebut segmen apabila cukupbesar dan cukup
menguntungkan.
4. Dapat
dilaksanakan, seberapa jauhprogram-program efektif dapat disusununtuk menarik
minat segmen.
Pemasaran
hasil budidaya ikan yangberhasil sangat erat kaitannya denganpenyusunan program
produksi budidayaikan yang tepat. Program produksi adalahsuatu rencana tentang
kegiatan produksiyang meliputi tentang jumlah produksi,jadwal produksi dan
prediksi panen yangakan dilakukan. Perencanaan programproduksi harus disusun
untukmemberikan arahan dan petunjuk bagipelaksana produksi sehingga
kegiatanproduksi dapat berlangsung sesuaidengan target produksi yang
ditetapkan.
Program
produksi dalam budidayaikan biasanya disusun berdasarkanmetode produksi yang
telah ditentukanpada awal sebelum kegiatan produksidilakukan. Dalam berbagai
macammetode budidaya ikan yang akan dipilihpada prinsipnya bagi seorang yang
akanmenyusun suatu program produksi harusmengetahui ketersediaan
saranaprasarananya yang dimiliki.
Jumlah
produksi dalam suatu usahabudidaya ikan sangat ditentukan olehkebutuhan pasar.
Kebutuhan pasar akanhasil dari produk perikanan sangat ditentukanoleh
ketersediaan produk tersebut,jenis produk tersebut dipasaran, lokasi
dimanaproduk tersebut dihasilkan. Targetproduksi dari suatu usaha budidaya
ikansangat ditentukan oleh sarana prasaranaproduksi yang dimiliki dan
sistemteknologi budidaya yang digunakan.
Perencanaan
jumlah produksi yangakan dihasilkan dalam proses produksibudidaya ikan biasanya
dipilih berdasarkanpertimbangan bisnis (ekonomis) danteknologi (budidaya).
Berdasarkanpertimbangan bisnis, spesies ikan yangdipilih harus berorientasi
pasar, yaitu seberapabanyak permintaan pasar terhadapspesies ikan yang akan
diproduksi,termasuk pola waktu permintaan pasar,kompetitor yang bergerak dengan
komoditastersebut dan tingkat kejenuhanpasar terhadap komoditas yang
akandiusahakan tersebut. Dengan memperhatikanbeberapa aspek tersebut makadalam
menyusun program produksi dapatditetapkan target produksi persatuanwaktu.
Persatuan waktu dalam usahabudidaya ikan ini dapat dihitung persiklusproduksi
atau periode waktu tanam.
Jumlah
produksi budidaya ikan dapatdisusun dengan melihat informasi pasar.Informasi
pasar suatu produk perikanandapat diketahui dengan melihat datapermintaan dan
pasokan serta hargakomoditas perikanan tersebut dalam limatahun terakhir. Dari
data tersebut dapatdilakukan analisis sehingga bisadisimpulkan tentang tingkat
permintaanproduk dan kejenuhan terhadap produktersebut.
Selain
itu jumlah produksi suatuproduk ikan sangat ditentukan olehteknologi budidaya
yang akan digunakan.Dalam bab sebelumnya sudah dijelaskantentang kelemahan dan
keuntungan dariketiga metode produksi tersebut. Jikaakan menentukan jumlah
produksisesuai dengan metode produksi tersebutmaka dapat dibuat suatu
rencanaproduksi disesuaikan dengan tingkatteknologi yang digunakan. Pada
tingkatteknologi yang tradisional dimana metodeproduksi yang digunakan adalah
secaraekstensif dengan padat penebaran yangrendah maka target produksi yang
diharapkandalam budidaya tersebut tidaksebanyak jika mengunakan
teknologiintensif. Dalam teknologi intensif dimanametode produksi yang
digunakan jugaintensif dengan padat penebaran yangyang tinggi maka akan
diperoleh targetproduksi yang tinggi pula. Oleh karena itudalam menyusun jumlah
produksi yangakan ditetapkan akan sangat bergantungkepada tingkat permintaan
pasar danteknologi yang diterapkan dalam melaksanakanbudidaya tersebut.
Penentuan
jumlah produksi atautarget produksi biasanya dilakukan berdasarkanskala usaha
budidaya ikan.Target produksi suatu usaha budidayaikan ini sangat ditentukan
oleh jumlahproduksi yang ingin dihasilkan sehinggamuncul peristilahan industri
skala kecil,menengah dan besar. Target produksiini akan sangat ditentukan oleh
beberapafaktor diantaranya adalah permintaanpasar, kemampuan permodalan dan
kemampuanmanajemennya.
Penentuan
target produksi tidak bolehmelebihi dari permintaan pasar karenajika target
produksi lebih tinggi akanmengakibatkan produk yang dihasilkantidak laku jual
karena tidak terserap olehpasar. Dalam menyusun jadwal produksijuga
dipertimbangkan tentang kapandilakukannya pemanenan. Pemanenanikan budidaya
biasanya dilakukan sesuaidengan tahapan kegiatan produksi. Jikaproses
produksinya adalah pembenihanmaka output yang diharapkan pada saatpanen adalah
benih ikan dan prediksiwaktu panennya perperiode relatif lebihsingkat sekitar
satu sampai dua bulan.Jika dalam kegiatan produksinya adalahpendederan maka
prediksi waktupanennya adalah sekitar satu sampai dua
bulan
dan outputnya adalah benih ukuranlebih besar dari tahap pembenihan. Padatahap
produksinya adalah pembesaranikan maka prediksi waktu panennyaadalah relatif
lebih lama berkisar antaratiga sampai empat bulan , karena outputyang
diharapkan adalah ikan air tawar
berukuran
konsumsi.
Prediksi
hasil pemanenan ikan iniakan sangat menentukan proses pemasarannya.Segmen pasar
untuk benih biasanyapara petani ikan yang melakukanpembesaran ikan. Sedangkan
segmenpasar untuk ikan konsumsi adalah masyarakatyang membutuhkan ikan
sebagaisalah satu sumber protein hewaniyang murah. Segmen pasar untuk
ikanberukuran konsumsi relatif lebih luas/banyak dibandingkan dengan
segmenpembenihan. Sistem pemasarannya tidakberbeda antara benih dan ikan
konsumsi.
Pemasarannya
pada pembenihan ikandan pembesaran ikan ini dapat dilakukansecara langsung
kekonsumen ataudengan menggunakan jasa perantara/broker.Pemasaran benih ikan
dan ikankonsumsi dapat dilakukan dari produsenkepada konsumen tanpa atau
denganperantara. Jadwal pemasaran benih ikandan ikan konsumsi ini biasanya
dibuatbersamaan dengan jadwal produksi.Jadwal produksi dan pemasaran yangtepat
akan diperoleh suatu hasil produksiyang menguntungkan sesuai denganprogram
produksi yang dibuat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar